Pemikiran Pribadi : Kaitan Kerudung pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Setiap harinya kita akan selalu berjumpa dengan potensi-potensi bahaya yang menyangkut keselamatan dan kesehatan dan juga secara alamiah hal ini tidak dapat dihilangkan. Tetapi kita dapat menghindari atau menguranginya dengan cara mengenali setiap potensi bahaya tersebut. Maka dari itu, konsep Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) hadir di dunia ini untuk membahasnya secara mendalam.

Secara singkat K3 berdasarkan potensi bahaya dan risiko serta dampaknya dikategorikan menjadi empat dan dapat dilihat pada tabel berikut.

K3

Luarbiasanya kerudung yang merupakan kewajiban bagi seorang wanita yang telah cukup umur juga memiliki manfaat dari sudut pandang K3. Penulis akan membuat poin-poin berdasarkan kategori diatas.

Kategori A

  • Faktor Kimia

Kerudung dapat melindungi pekerja perempuan dari paparan langsung dari zat kimia yang berbahaya. Sebagai gambarannya wanita yang berkerudung tentunya akan menutup bagian tubuhnya secara menyeluruh kecuali wajah dan telapak tangannya saja. Hal ini dapat menghambat kontak langsung zat kimia maupun radiasi mikro dan ultraviolet ke kulit ataupun hanya sekedar debu yang bisa hinggap di tubuh akan ditahan terlebih dahulu oleh pakaian.

  • Faktor Biologis

Serupa halnya dengan faktor kimia mengenai risiko terkena penyakit menular ataupun virus dan bakteri. Wanita yang berkerudung ditambah dengan masker akan lebih terlindungi dari wanita yang tidak berkerudung. Penyebaran penyakit utamanya berasal dari udara dan bisa masuk melalui hidung dan mulut namun tidak menutup kemungkinan dari bagian luar tubuh yang lain. Dengan tertutupnya bagian tubuh wanita berkerudung tentunya mengurangi risiko terkena dampak faktor biologis tersebut.

  • Faktor Fisik

Kita ambil salah satu aspek penting yang selalu terjadi di tempat kerja, yaitu kebisingan. Wanita berkerudung sejatinya telinganya juga ikut tertutup oleh kerudungnya dan ini juga membantu meredam suara kebisingan intensitas rendah maupun tinggi ditambah lagi jika pekerja tersebut memakai alat pelindung diri seperti earmuff ataupun earplug.

  • Faktor Ergonomis

Wanita berkerudung di tempat kerja juga akan selalu menjaga etikanya saat duduk, berdiri dan sebagainya. Mereka memiliki suatu tanggung jawab tersendiri dan akan terasa berat di batinnya saat melakukan yang tidak sesuai syariat kerudungnya. Otomatis hal ini membuat pekerja wanita akan selalu menjaga postur tubuh mereka yang baik dan tentunya sopan.

Kategori B

Pada kategori ini kita ambil salah satu aspek saja, yaitu mengenai keselamatan listrik karena langka sekali melihat wanita bekerja di bagian alat perkakas di suatu perusahaan. Secara tidak langsung kerudung juga melindungi pekerja wanita dari kemungkinan terkena arus listrik seperti strum. Bagian tubuh mereka yang tertutupi oleh pakaian tentu jadi alasan utamanya sehingga menjadi isolator pada tubuh jika suatu saat ada resiko kecelakaan arus listrik.

Kategori C

Intinya pada kategori ini mengenai kebersihan dalam bekerja. Wanita berkerudung cenderung lebih memperhatikan kebersihan dimanapun berada. Mereka menjunjung tinggi kesucian diri dan lingkungannya. Tidak heran jika kita sering merasa damai dan tenang saat hidup dekat wanita berkerudung karena kesucian mereka yang selalu dijaga dan tentunya di tempat mereka kerja juga.

Kategori D

Pada kategori ini mengenai pelecehan dan penganiayaan. Kerudung memiliki kekuatan tersendiri untuk pemakainya. Wanita kerudung pastinya akan menutup aurat mereka secara sempurna dan hal ini membuat mereka dihormati oleh lawan jenis. Kerudung juga dapat mengurangi risiko adanya pelecehan seksual di tempat kerja karena mengurangi risiko dari potensi bahaya tersebut dengan berpakaian yang layak dan tidak mengundang nafsu lawan jenis.

Penutup

Sekian mengenai pemikiran penulis mengenai penggunaan kerudung dan ini tidak terbatas untuk lingkungan kerja namun juga di kehidupan sehari-hari. Penulis juga menyadari mengenai pertimbangan lain dari pembaca perihal tidak menggunakan kerudung di tempat kerja. Penulis mendukung kedepannya penggunaan kerudung di lingkungan kerja melihat dari manfaat yang diberikannya. Banyak oknum yang beralasan wanita kerudung itu tidak seksi dan berdampak kurangnya semangat bekerja akibat tidak ada media penyegaran otak. Sungguh tragis jika seseorang berpikiran seperti itu karena sesungguhnya semangat yang sejati itu haruslah datang dari diri sendiri bukan dari oranglain apalagi melalui penampilan fisik lawan jenis.

Penulis turut bahagia untuk rekan-rekan penulis yang telah menjalankan kewajibannya memakai kerudung ditambah dijaga keselamatannya di dunia serta akhirat.

Salam,

Idrus

Sumber (Materi-materi kuliah penulis pribadi)

Advertisements

2 thoughts on “Pemikiran Pribadi : Kaitan Kerudung pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s